Kompasnusantara.my.id|Bengkalis – Kapotuud Kodim 0303/Bengkalis Pelda Endrairawan menghadiri Rapat Kerukunan Umat Beragama Dalam Menjaga Toleransi Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 bertempat di Ruang Ruang Rapat Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Bengkalis jalan Antara Kel. Bengkalis Kota Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis. Jum’at pukul 08.30 Wib, (13/2/2026).

Turut hadir dalam kegiatan acara tersebut Kapotuud Kodim 0303/Bengkalis Bengkalis Pelda Endrairawan. Bupati Bengkalis diwakili Staf ahli Bid. Pemerintahan Hukum dan Politik, Andris Wasono, AP, M.Si. Kepala Bakesbangpol Kab. Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd, M.Pd. Kapolres Bengkalis diwakili KBO Sat IK, Iptu M. Iskandar. Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis diwakili Staf Intel, Boy Trinanda ujung. S. Kom. Ketua FKUB Kab. Bengkalis diwakili M. Toha. BIN Bengkalis, Bagus.
Kepala Imigrasi Bengkalis diwakili, Frengki. Kadisbudpora Kab. Bengkalis diwakili Staf Nazila. Kadishub Kab. Bengkalis diwakili Sekretaris, Al Hamidi.
Ketua NU Kab. Bengkalis, Supardi. Ketua MUI Kab. Bengkalis diwakili, H. Lukman.
Sekretaris FPK Kab. Bengkalis, Sujarno.
Ketua PP Muhammadyah Bengkalis, H. Dahen Tawakal. Ketua Vihara Hok Ann Kiong Bengkalis, Herman Kesuma. Ketua HKBP Kab. Bengkalis diwakili, Tampu Bolon. Ketua PSMTI Kab. Bengkalis, Tengdy Wijaya dan Para Undangan ± 20 orang.
Penyampaian Staf ahli Bid. Pemerintahan Hukum dan Politik sebagai berikut :
– Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat-Nya kita masih diberikan nikmat kesehatan untuk hadir pada hari ini, dengan memperkuat tali silaturahmi dan komitmen kita menjaga kerukunan di negeri tercinta ini.
– Kab. Bengkalis adalah wilayah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini adalah kekayaan sekaligus aset yang tak ternilai, namun juga menuntut kita utk memiliki tingkat toleransi yang tinggi.
– Kita sebagai pemerintah daerah harus tegas bahwa kerukunan dan keharmonisan ini wajib kita jaga bersama.
– Karena Toleransi bukan sekadar hidup berdampingan, melainkan bagaimana kita saling menghormati, menghargai perbedaan, dan berempati, tanpa memandang latar belakang keyakinan.
– Melalui rapat ini, saya ingin menekankan beberapa hal :
– Saya berharap FKUB terus berperan aktif sbg mitra Pemerintah Daerah dalam melakukan deteksi dini potensi konflik, serta menjadi mediator yang handal dlm merajut kebersamaan.
– Saya meminta seluruh aparatur pemerintah daerah menjadi contoh dalam bersikap toleran. Hindari sikap diskriminatif dlm pelayanan publik dan pastikan hak-hak keagamaan dihormati.
– Tingkatkan kewaspadaan terhadap paham intoleran dan radikalisme yang dapat memecah belah dan kita harus memastikan daerah kita tetap aman, damai, dan kondusif, karena stabilitas adalah kunci suksesnya pembangunan.
– Kami sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini Kedepan, hendaknya akan selalu terjalin serta dapat ditingkatkan agar terciptanya keharmonisan dan hidup saling bertoleransi antar umat beragama.
– Alhamdulillah sampai sekarang yang kita khawatirkan tidak pernah terjadi di daerah kita Kab. Bengkalis.
– Marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk menjaga dan memperkuat kerukunan antar umat beragama mari kita jadikan Kab. Bengkalis sebagai contoh keberhasilan kerukunan umat beragama di Indonesia.
Sambutan dan Arahan Kepala Bakesbangpol Kab. Bengkalis sebagai berikut :
– Beberapa hari yang lalu saya telah mengikuti Rakornas FKUB di Sing Kawang, maka dengan kesempatan ini saya ingin menyampaiakan beberapa hal yang terkait akan dilaks perayaan imlek dan memasuki bulan puasa di daerah Kab. Bengkalis.
– Rapat ini penting dilakukan untuk merawat kerukunan antar umat beragama dilingkungan pemerintah dan Masyarakat Kab. Bengkalis yang saling menjaga dan merawat kerukunan antar umat beragama dapat mencegah potensi konflik.
– Saya tegaskan bahwa toleransi bukan sekadar membiarkan perbedaan, tetapi sikap aktif untuk saling menghormati, memahami, dan mendukung dlm keragaman.
Saya minta kpd FKUB untuk menjadi peran penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dan pentingnya kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara damai.
– Pentingnya moderasi beragama dimana penganut agama memahami keyakinanya sendiri tanpa merendahkan orang lain guna menciptakan kedamaian.
– FKUB harus aktif mengadakan pertemuan dan dialog untuk membangun pemahaman toleransi, dan kepercayaan antar umat beragama.
Penyampaian Ketua FKUB Kab. Bengkalis sebagai berikut :
– Kita pastikan kondisi kerukunan dan toleransi antar umat beragama di wilayah tetap terjaga dengan baik menjelang perayaan Imlek dan masuknya bulan suci Ramadhan.
– Hingga saat ini kehidupan beragama di Kab. Bengkalis berlangsung harmonis, aman, dan kondusif.
– Sikap saling menghormati dan menghargai antar umat beragama telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-haei.
– Kita saling menghormati dan saling menghargai karena masing-masing memiliki keyakinan dan yang terpenting adalah saling menjaga.
– Keharmonisan ini tercermin dari kehidupan masyarakat kita yang rukun dan menjunjung tinggi toleransi.
– Selama ini Komunikasi lintas agama juga berjalan dengan baik, terutama di kalangan tokoh-tokoh agama.
– Alhamdulillah, selama ini harmonisasi terjaga dengan baik dan belum ada persoalan mendasar, justru yang terbangun adalah keakraban dan komunikasi antar tokoh agama dan itulah tugas kami di FKUB, merawat kerukunan umat beragama.
Pukul 11.15 Wib, kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif. (3K3-DOD)
Sumber : Pen-Dim 0303/Bengkalis
Editor : Media 3K3 Group/Kompasnusantara.my.id








